UPPKH Dinas Sosial Kabupaten Toba Samosir Gelar Rakor

Beranda / Toba Samosir Dalam Berita / UPPKH Dinas Sosial Kabupaten Toba Samosir Gelar Rakor
UPPKH Dinas Sosial Kabupaten Toba Samosir Gelar Rakor

Balige, Unit Pelaksana Program Keluarga Harapan (UPPKH) Dinas Sosial Kabupaten Toba Samosir menggelar rapat koordinasi (Rakor) di Kantor Dinas Sosial Kab. Toba Samosir, Balige, Selasa (13/5), untuk meningkatkan kinerja pengelola Program Keluarga Harapan Kabupaten Toba Samosir.

Kepala Dinas Sosial TH. Sitorus, melalui Kabid. Sosial Drs. Antoni Doloksaribu, menjelaskan, tujuan rakor yang dilaksanakan setiap bulan ini adalah untuk mengetahui permasalahan dan cara mengatasi masalah sebagai tindakan preventif yang terjadi di setiap cakupan wilayah/kecamatan penerima program ini, yakni Kecamatan Balige, Laguboti, Silaen, Habinsaran dan Uluan.

Kabid. Sosial Antoni Doloksaribu mangatakan rapat koordinasi yang dilakukan oleh pengelola PKH Toba Samosir menggunakan metode/model Curah Pendapat dan Tanya Jawab.

Antoni Doloksaribu mengatakan Pelaksanaan PKH juga mendukung upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Millenium. Lima Komponen Tujuan MDGs yang akan terbantu oleh PKH yaitu pengurangan penduduk miskin dan kelaparan, pendidikan dasar; kesetaraan gender, pengurangan angka kematian bayi dan balita, dan pengurangan kematian ibu melahirkan.

Sementara Kordinator Pendamping PKH Napitupulu mengatakan dalam pelaksanaan PKH di Kabupaten Toba Samosir dilakukan dengan menggunakan program jangka pendek dan jangka panjang.

Program jangka pendek adalah mengurangi beban Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), sedangkan program jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar kemiskinan.

“Manfaat program PKH di Kabupaten Toba Samosir adalah orang tua yang tinggal di desa semakin menyadari pentingnya kesehatan untuk ibu hamil, ibu menyusui dan anak usia balita, program fasilitas pendidikan dan kesehatan,” kata Napitupulu.

Dulunya seorang ibu tidak pernah memeriksakan kehamilannya, tetapi setelah ada PKH, si ibu manjadi mau melakukan pemeriksaan kehamilan, katanya.

Pada akhir kegiatan seluruh tim PKH yang terlibat menghasilkan beberapa kesepakatan, di antaranya semua pendamping berkomitmen menyukseskan pelaksanaan PKH pada masing-masing wilayah dampingannya.   (mctobasa/sesmontb/uli)

Tinggalkan Pesan

Alamat Email Anda Tidak akan dipublish