PKK Tobasa Dan Artis Margareth ‘Mamamia’ Siagian Tabur Bunga Di Danau Toba

PKK Tobasa Dan Artis Margareth ‘Mamamia’ Siagian Tabur Bunga Di Danau Toba

Artis wanita penyanyi solo Margareth “mamamia” Siagian  yang baru dinobatkan menjadi duta Andaliman-merica Batak  menabur bunga di Pantai Satu Pasir Putih Lumbanbulbul Balige, Toba Samosir (Tobasa), Minggu sore (24/6/2018).

Margareth yang juga terkenal dengan hits Tao Toba ini tampak menabur bunga bersama Wakil Ketua TP .PKK Tobasa  Ny Iin Ruliah Hulman Sitorus ,Kepala BPBD Tobasa Herbet Pasaribu,  Marandus Sirait  yang dikenal pengelola  Taman Eden 100, sejumlah anggota Srikandi Tobasa, dan warga lainnya. Mereka  menabur bunga sebagai bentuk turut berduka atas jatuhnya korban jiwa akibat tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba.

Sebelumnya, Margareth mempersembahkan suara merdunya untuk beberapa lagu pop Batak   dan juga berduet dengan  Ny.Iin Ruliah Hulman Sitorus di Bulbul Resto Pantai tiga.

Margareth mengajak semua warga untuk lebih mencintai Danau Toba dengan cara menjaga kebersihan dan kelestarian sehingga pariwisata Danau Toba dapat lebih terkenal lagi.

Soal musibah kapal motor yang tenggelam, ia menyampaikan turut prihatin dan berharap semua pihak yang terkait mengutamakan keselamatan pengunjung wisata Danau Toba.

“Kecelakaan bisa saja terjadi akibat disharmoni dengan alam. Membawa beban atau muatan melebihi kapasitas, itu saja sudah merupakan disharmoni”, katanya kepada wartawan.

Menurut Margareth, nilai-nilai kearifan lokal perlu dikedepankan, termasuk membudidayakan tanamam spesifik lokal Andaliman yang dari zaman nenek moyang orang Batak sudah sangat banyak diketahui manfaatnya serta bernilai ekonomis tinggi, hingga era dewasa kini.

Sebagai artis yang menyandang predikat duta andaliman, Margareth menyebutkan dirinya akan berupaya maksimal mensosialisasikan gerakan penanaman andaliman ini secara lebih meluas hingga menjadi komoditas eksotik Tapanuli yang bisa diandalkan.

“Untuk penyebar luasan tanaman andaliman, kami akan menyelenggarakan pameran tanaman khas Batak ini di JCC Senayan Jakarta pada 19 – 21 Juli 2018”, katanya.

Kegiatan tabur bunga ke perairan danau Toba diprakarsai Yayasan Taman Eden 100 dengan melibatkan Ibu-ibu PKK Pemkab Tobasa dihadiri Ibu Wakil Bupati didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Tobasa, Marsarasi Pasaribu.

Pengelola Taman Eden 100, Marandus Sirait menyebutkan, pada acara pameran di JCC Jakarta, mereka akan melantunkan lagu berjudul andaliman yang digubahnya sendiri sebagai ajakan menggugah petani untuk membudidayakan tanaman khas Batak yang hanya tumbuh di kawasan danau Toba tersebut.

Dikatakan, dalam rangka penyebar luasan tanaman khas yang sangat potensial dikembangkan di kawasan danau Toba itu, pihaknya telah membagikan bibit Andaliman secara gratis kepada 50 kelompok tani yang menyebar di Tobasa.

Selain itu, untuk memperkenalkan lebih jauh ke daerah lain, Taman eden juga menyumbangkan bibit untuk ditanam di bandara internasional Silangit.

“Saat ini sekitar 2500 batang tanaman andaliman siap panen, tersedia di Taman Eden dan bisa dipetik sendiri oleh pengunjung”, jelas Marandus. (MC Tobasa/ antaranews/rik)