Korban Kebakaran di Desa Lumban Huala Kec. Parmaksian Terima Bantuan

Beranda / Pelayanan Masyarakat / Korban Kebakaran di Desa Lumban Huala Kec. Parmaksian Terima Bantuan
Korban Kebakaran di Desa Lumban Huala Kec. Parmaksian Terima Bantuan

Balige,  Para korban kebakaran yang terjadi di Desa Lumban Huala, Kecamatan Parmaksian, Minggu (22/6) dini hari, menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Toba Samosir, dengan harapan bantuan ini kiranya sedikit banyaknya dapat membantu keluarga korban kebakaran.

Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak, melalui Sekretaris Dinas Marnaek Parhusip, S.Pd, mengatakan penyerahan bantuan melalui Dinas Sosial tersebut merupakan wujud nyata dari rasa, kasih dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Toba Samosir kepada warga yang mengalami musibah.

Lebih lanjut dikatakan di balik kesusahan yang kita alami pasti ada sesuatu yang indah yang akan kita terima di kemudian hari. “Kiranya keluarga yang mengalami musibah, kuat dan tabah menerima musibah yang sudah terjadi,” katanya, Jumat (27/6).

Sementara Camat Parmaksian, Janji Situngkir, menyampaikan kata penghibur kepada keluarga korban kebakaran bahwa setiap manusia tidak menginginkan terjadi musibah, namun apabila musibah itu terjadi kita hanya bisa tabah dan sabar serta ikhlas menerimanya.

”Kiranya keluarga korban jangan melihat nilai/harga bantuan yang diserahkan Pemerintah, tapi lihatlah bahwa Pemerintah ikut peduli terhadap masyarakat dan melalui bantuan ini kiranya sedikit banyaknya dapat membantu keluarga korban kebakaran,” ujarnya.

Janji Situngkir mengingatkan warga untuk lebih waspada lagi akan bahaya kebakaran, sebelum meninggalkan rumah atau sebelum beranjak istirahat agar memastikan apakah segala peralatan yang berhubungan dengan sumber api seperti kompor, listrik dalam keadaan baik dan aman.

Sebagaimana dilaporkan oleh Kepala Desa Lumban Huala, kebakaran terjadi pada hari Minggu (22/6) pukul 03.00 WIB dinihari dan menghanguskan 1 unit rumah yang dihuni keluarga Rohani Simanjuntak, dan 1 unit kilang padi. Tidak ada korban jiwa akan tetapi kerugian yang diakibatkan kebakaran ditaksir sekitar puluhan juta rupiah.

Menurut keterangan Rohani Simanjuntak, mereka tidak sempat menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah, surat-surat penting berupa ijazah anak-anak juga ikut terbakar .

Keluarga korban mengucapkan terima kasih atas tali kasih dan kepedulian yang diberikan pihak pemerintah kepada korban. (mctobasa/sesmontb/uli)