Kantor Loka POM Tobasa Diresmikan

Kantor Loka POM Tobasa Diresmikan

Bupati Toba Samosir (Tobasa) Darwin Siagian meresmikan kantor Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Toba Samosir, di Komplek Tugu DI Panjaitan, Balige, Rabu (19/9).

Bupati Darwin Siagian dalam sambutannya mengapresiasi atas terpilihnya Kabupaten Tobasa sebagai salah satu loka pengawasan obat dan makanan dan atas kehadiran Balai POM di kabupaten itu.

Menurutnya, Kabupaten Tobasa yang saat ini sedang membenahi sektor pariwisata, juga sangat membutuhkan kehadiran Loka POM untuk dapat mengawasi makanan.

“Masalah mie, tahu, tempe yang ada hubungannya dengan borax, tolong di cek serta makanan yang saat ini terkenal dengan rasa andaliman, agar semuanya nanti bisa bersertifikat,” ujarnya.

Peresmian gedung Loka POM Tobasa ini ditandai dengan membuka selubung papan nama kantor ini.

Kepala Loka POM Tobasa Ashadi dalam laporannya menyampaikan, pembentukan Loka Tobasa merupakan perwujudan dari Peraturan Kepala Badan POM No 12 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan, yang menetapkan terbentuknya 40 Loka POM di seluruh Indonesia, dengan salah satunya berada di Kota Balige, Kabupaten Toba Samosir dengan segmen wilayah kerja hingga Samosir, Simalungun dan Taput.

Tujuan pembentukan Loka POM guna mendekatkan pelayaanan BPOM di kabupaten, terkait fungsi perlindungan masyarakat dari makanan berbahaya.

Untuk Provinsi Sumatera Utara, dua lokasi yang terpilih dibentuknya Kantor Loka POM yakni, Kabupaten Tobasa mewakili dataran tinggi dan Kota Tanjung Balai mewakili dataran rendah.

Peresmian Kantor Loka POM dihadiri Balai POM Medan, Perwakilan Kabupaten Samosir, Taput dan Simalungun, dan unsur Forkopimda setempat. (MC Tobasa des/rik/infopublik.id)