Dispora Toba Samosir Berikan Penyuluhan Pencegahan Narkoba Bagi Pelajar

Beranda / Pelayanan Masyarakat / Dispora Toba Samosir Berikan Penyuluhan Pencegahan Narkoba Bagi Pelajar
Dispora Toba Samosir Berikan Penyuluhan Pencegahan Narkoba Bagi Pelajar

Balige, MCTobasa – Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), memberikan penyuluhan tentang pencegahan penggunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif lainnya (Narkoba) bagi generasi muda daerah itu.

Pesertanya anak-anak didik tingkat SLTA, kelas 1 dan 2, se Kecamatan Balige, di Aula Gedung Sentra Pemuda di Soposurung Balige, Senin (23/3).

Secara resmi Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan Robert G Hutajulu, didampingi Kadispora Sandy S Sibuea, SPd, Sekdis Tarulis Siagian, SH, Kabid Bina Kepemudaan Friska Barimbing, SP,  membuka kegiatan sosialisasi tersebut.

Hadir sebagai narasumber Ketua Komite AIDS HKBP Balige Nurhayati Silalahi, dan Kasat Narkoba Polres Tobasa diwakili Kaurmintu Sat Res Narkoba AIPTU Zulkifli.

Sebelum penyuluhan dilakukan, Kadispora Sandy Sibuea menyebutkan maksud penyuluhan dilakukan untuk mewujudkan Tobasa menjadi daerah yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaraan gelap narkoba.

Tujuannya, menumbuhkan kesadaran generasi muda akan perlunya pola hidup sehat, meningkatkan kesadaran generasi muda akan bahaya penyalahgunaan narkoba, dan memutus jaringan peredaran gelap narkoba di kalangan generasi muda daerah setempat.

Oleh sebab itu, kata Sandy, pada penyuluhan itu, narasumber memberikan materi tentang bahaya penggunaan Narkoba bagi kesehatan, tindakan hukum bagi pengguna Narkoba. Penyuluhannya, dilakukan dengan metode ceramah, pemutaran video klip dan tanya jawab, sehingga peserta benar-benar memahami akan bahaya yang ditimbulkan Narkoba.

Ditambahkannya, penyuluhan ini berlangsung 5 hari berturut-turut, di kecamatan berbeda, terhitung sejak 23 Maret s/d 27 Maret 2015.

“Selesai dari Balige, besok (Selasa 24/3) kegiatan serupa akan kita laksanakan di SMKN 1 Laguboti, selanjutnya di Sigumpar, Porsea dan terakhir di Ajibata,” terang Sandy.

Sementara Bupati, diwakili Asisten I Robert G Hutajulu, mengatakan, persoalan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba saat ini sudah menjadi persoalan yang sangat serius bagi pemerintah. Karena generasi muda sekarang ini, termasuk anak sekolah tingkat SLTA dan SLTP telah banyak terlibat dengan penyalahgunaan narkoba.

Oleh karena itu, Pemerintah melaui Dispora bekerjasama dengan Polres Tobasa dan Komite AIDS HKBP Balige mengadakan penyuluhan pencegahan penggunaan narkoba, agar pelajar di daerah ini bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Bupati berpesan, supaya upaya pencegahan lebih berhasil, semua pihak harus berperan aktif, termasuk orangtua siswa, guru dan masyarakat, karena mencegah merupakan tanggungjawab bersama, sehingga pelajar di daerah ini kedepan dapat terhindar dari ancaman narkoba.

Untuk itu melalui kegiatan penyuluhan ini, seluruh peserta sangat diharapkan dapat memahami akan bahaya penyalahgunaan Narkoba, dan menjadi pribadi yang tangguh dalam mengendalikan diri serta menjadi duta dalam upaya pemberantasan Narkoba dilingkungan keluarga masing-masing, di sekolah dan ditengah-tengah masyarakat, dimana peserta berada.

“Itu harapan kami, peserta ini menjadi tangguh dalam mengendalikan diri serta dapat menjadi duta dalam upaya memberantas Narkoba di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat,” katanya.

Usai sambutan, Ketua Komite AIDS HKBP Nurhayati Silalahi langsung memberikan penyuluhan tentang bahaya Narkoba bagi kesehatan.

Selanjutnya mengenai tindakan hukum bagi pengguna Narkoba oleh Kasat Narkoba diwakili Kaurmintu Sat Res Narkoba AIPTU Zulkifli. Diujung acara, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya guna meningkatkan pemahamannya. (mctobasa/sesmontb/wels)