AfrikaansAlbanianArabicBasqueEnglishGeorgianHindiIcelandic

Bupati Tobasa: Pemekaran Kecamatan Mendekatkan Pelayanan

fds
image_pdfimage_print

Bupati Tobasa Darwin Siagian, mengatakan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir siap melayani dan mendukung pemekaran tersebut demi percepatan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Sepanjang terpenuhi kelengkapan dan persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan, kami siap untuk membantu,” kata Bupati Darwin Siagian menyambut warga  Forum Dolok Surungan,  Selasa (28/11), pukul 17.15 WIB.

Puluhan tokoh masyarakat dari delapan desa yang mengatasnamakan Forum Dolok Surungan mendatangi kantor Bupati Toba Samosir untuk menyampaikan proposal yang berisi usulan pemekaran dari kecamatan induk Kecamatan Habinsaran.

Permohonan masyarakat Desa Pagarbatu, Desa Sibuntuon, Desa Panamparan, Desa Pararungan, Desa Lumban Lintong, Desa Meranti, Desa Lumban Gaol dan Desa Lumban Balik yang meminta kepada Pemerintah Kabupaten Toba Samosir agar delapan desa tersebut disatukan untuk satu kecamatan baru yakni Kecamatan Dolok Surungan.

Ketua Presidium pemekaran Paris Siahaan mengatakan, tokoh masyarakat dari delapan desa tersebut telah sepakat dan mengambil kesimpulan agar desa mereka dapat dimekarkan dari Kecamatan Habinsaran guna percepatan pelayanan pemerintah.

“Kami datang menyampaikan proposal, meminta pemekaran dan ini merupakan kunjungan kedua kali, sebelumnya sudah bertemu dengan bupati di rumah dinas,” tuturnya saat dikonfirmasi.

Dijelaskan, permohonan ini diminta karena selama ini pembangunan ke desa mereka tidak merata dibanding dengan pembangunan infrastruktur dari desa-desa yang ada di Kecamatan Habisaran.

“Dengan pemekaran ini, pelayanan dari pemerintah lebih cepat dan pembangunan dapat merata,” tuturnya.

Dilanjutkan, kedatangan mereka hanya untuk menyampaikan berkas kelengkapan administrasi demi percepatan pembangunan di daerah tersebut dan menindaklanjuti pertemuan warga dengan Bupati Tobasa Darwin Siagian yang sebelumnya sudah digelar di rumah dinas Bupati Tobasa.

“Jarak tempuh kami ke kecamatan induk kurang lebih 30 km, namun dengan kondisi jalan yang kurang, waktu yang diperlukan mencapai 3 jam perjalanan,” tuturnya.

Kedatangan warga delapan desa disambut baik oleh Bupati Toba Samosir Darwin Siagian, wakil Bupati Tobasa Hulman Sitorus, Ketua DPRD Tobasa Boike Pasaribu dan beberapa pejabat di lingkungan pemerintahan Kabupaten Toba Samosir di pelataran kantor Bupati Toba Samosir.

Ketua DPRD Tobasa mengatakan selaku anggota DPRD asal daerah tersebut sangat mengapresiasi kedatangan warga dan mendukung usulan pemekaran tersebut demi percepatan pembangunan di dolok surungan. Sekaligus Ketua DPRD meminta agar masyarakat sepakat dan meminta desa lain dapat bergabung sehingga wujud pemekaran dapat tercapai. (mctobasa/infopublik.id/ r.mustakim)