BUPATI TOBASA HADIRI JAMBORE LINGKUNGAN HIDUP DI BUKIT GIBEON, SIBISA

BUPATI TOBASA HADIRI JAMBORE LINGKUNGAN HIDUP DI BUKIT GIBEON, SIBISA

Sibisa, MC Tobasa- Bupati Tobasa diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mintar Manurung didampingi Camat Ajibata , Camat Lumbanjulu dan Kapolsek Lumbanjulu  AKP. K Tarigan menghadiri pembukaan lomba baca puisi jambore lingkungan hidup tingkat PAUD, SD, SMP dan SMA  Provinsi Sumatera Utara , Rabu ,(2/10/2019) yang dipusatkan di Bukit Gibieon Sibisa.

Kadis Mintar Manurung, sangat mengapresiasi panitia memilih pelaksanaan Jambore ini di Tobasa. Kadis Mintar juga menjelaskan kepada peserta berbagai tempat wisata di Tobasa diantarannya  Pantai Lumbanbulbul, Pantai Sumset Lumbangaol Tambunan, Pantai Pasir Putih Parparean, Pantai Fasifik Porsea, Taman Eden 100 di Lumbanjuku dan saat ini  Tobasa sebagai Pusat Otorita Danau Toba Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang dipusatkan di Kaldera Desa Pardamean Sibisa Kecamatan Ajibata.

Mintar juga mengajak peserta untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena sangat berbahaya bagi kelangsungan lingkungan hidup.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumut  Binsar Situmorang kepada MC Tobasa, “memilih bukit gibeon sebagai tempat pelaksanaan Jambore dengan penuh pertimbangan untuk bisa langsung menyentuh  masyarakat yang ada di sekitarnya dan juga kita inginkan disamping  melaksanakan Jambore , para peserta bisa rekreasi wisata maupun edukasi, sehingga dari berbagai tempat yang kita lihat, bukit Gibeonlah yang terpilih”.

” Intinya kita tampilkan edukasinya ada rekreasinya ada proses-proses lain yang bisa menambah semangat peserta  tentang kebersihan lingkungan dan  bisa melihat di sekitar ini banyak tanaman- tanaman hijau yang bisa dirasakan, sembari  berwisata semuanya bisa dinikmatinya”

Tujuan Jambore ini untuk  bersilaturahmi antar kabupaten/ kota se Prop.SUMUT tapi yang hadir di sini 23 kab/kota, yang 10 kab/kota tidak hadir beralasan karena faktor jarak, anggaran dan transfortasi.

Melalui Jambore diharapkan bisa mempererat persaudaraan dan juga bisa mengerti apa itu arti lingkungan, peduli lingkungan sesama mereka , lingkungan dapat  memberikan kesejahteraan  kepada masyarakat sekitar.

Lanjut Kadis Binsar, setiap tahun lokasi jambore berganti-ganti seperti tahun lalu kita buat di bukit  Berastagi dihadiri 300 Orang dan  saat ini hampir 400 orang ada peningkatan sebesar 25% dari tahun lalu.

Kadis Binsar Juga menghimbau kepada peserta ” Kita harapkan dengan sportivitas di dalam pelaksanaan jambore seluruh perlombaan kita mengajak siswa-siswi sekolah yang ada di kabupaten/ kota yang merupakan sekolah adiwiyata untuk berkreasi memberikan tampilan- tampilannya dalam perlombaan – perlombaan. Lingkungan hidup dan SDA menjadi modal dasar dalam mensejahterakan masyarakat.

Selanjutnya Kadis Binsar Berharap supaya pemakaian plastik dikurangi, nikmati hari- hari ini dengan senang, ujarnya mengahiri.

Ketua Panitia Rismawati Simanjuntak  menjelaskan bahwa kegiatan jambore ini dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 2-4 Oktober 2019, dengan Peserta jambore 400 orang dari 23 Kabupaten /Kota, atau meningkat 25% dari Tahun Sebelumnya, (MC Tobasa)