Bupati Toba Samosir Berangkatkan Kontingen Penas-XIV

Beranda / Pelayanan Masyarakat / Bupati Toba Samosir Berangkatkan Kontingen Penas-XIV
Bupati Toba Samosir Berangkatkan Kontingen Penas-XIV

Balige, – Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak Jumat (6/6) melepas kontingen Kabupaten Toba Samosir untuk mengikuti kegiatan Pekan Nasional Petani (Penas) XIV Tahun 2014, yang berlanhgsung dari 7 – 12 Juni 2014 dan dipusatkan di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan kepada peserta agar memanfaatkan dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, sehingga dapat memperoleh informasi dan pengetahuan bidang teknologi pertanian untuk dapat diterapkan dan dikembangkan di seluruh kecamatan di Kabupaten Toba Samosir.

Sementara Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BPPPPK) Kabupaten Toba Samosir Ir. Tua Pangaribuan, M.Si menjelaskan, kontingen Toba Samosir beranggotakan 26 orang peserta yang berasal dari 16 kecamatan se-Kabupaten Toba Samosir.

Agenda kegiatan Penas-XIV Tahun 2014 di antaranya Temu Wicara dengan Pejabat Tinggi Negara, rembug utama KTNA Nasional, Temu Profesi, Temu Petani ASEAN, Petani Jepang, dan Asia Fasific, Temu Sukses Petani Nelayan/Penyuluh, Pameran dan Promosi.

Selain itu, juga akan diadakan Temu Usaha Agribisnis (perkebunan, holtikultura, peternakan, perikanan dan kehutanan), Pengembangan Jaringan Informasi Agribisnis, Gelar dan Temu Teknologi, Temu Karya, Magang, Olahraga dan Keakraban.

Kaban BP4K Ir. Tua Pangaribuan mengatakan Penas Petani – Nelayan 2014 merupakan pertemuan antar akbar petani nelayan se-Indonesia dan merupakan ajang pengukur prestasi petani-nelayan dan pembangunan pertanian serta media komunikasi teknologi pertanian dalam memperkokoh pembangunan sistem dan usaha agrobisnis.

Turut hadir dalam acara tersebut, para pejabat struktural Kantor BP4K Kabupaten Toba Samosir di antaranya Sekretaris Asnah Manurung yang mengatakan kegiatan Penas tahun 2014 merupakan wahana bagi petani-nelayan untuk menunjukkan keterampilan mewakili daerah masing-masing.

Sehingga akan menghasilkan rumusan terbaik untuk meningkatkan pembangunan pertanian dalam arti luas dan saling berbagi ilmu dan pengetahuan bidang penguasaan teknologi tepat guna. (mctobasa/sesmontb/uli)