Bupati Toba Dialog Dengan Kelompok Tani Horas Siboruon Balige

Bupati Toba Dialog Dengan Kelompok Tani Horas Siboruon Balige

Bupati Toba Samosir (Toba) Darwin Siagian didampingi Kadis Pertanian Sahat Manullang, Kadis BKD Kasten Panjaitan, Kadis Ketapang Darwin Sianipar, Kadis Kominfo Lalo Simanjuntak dan beberapa Kepala OPD Tobasa mengunjungi Kelompok Tani Horas Desa Siboruon ,Kecamatan Balige, Kamis (11/10/2019).

Menurut Kadis Pertanian Toba,Sahat Manullang kunjungan ini untuk melihat rapat bulanan anggota kelompok tani dan berdialog tentang keberhasilan Kelimpok Tani Horas Desa Siboruon dalam penanaman bawang merah dan kopi sehingga dapat menginspirasi kelompok tani lain.

“Kunjungan kami disini untuk melihat langsung Kelompok Tani Horas yang kami nilai sehat dan berhasil,” sebut Sahat.

Kepala Desa Libert Siahaan didampingi Ketua Kelompok Tani Horas Siburuon Hotman mengucapkan terimakasih dan bangga atas kedatangan Bupati Darwin dan OPD Toba.

“Kami lihat ketulusan dan keiklashan Bupati memimpin Toba ini, dan satu sarunya Bupati Tobasa yang pernah datang kesini, “kata Libert.

Ditambahkannya banyak bantuan yang telah diberikan Pemkab Toba melalui Dinas Pertanian telah memberikan bantuan kepada Desa Siburuon melalui kelompok tani Horas.

“Pemberian bibit bawang merah, bawang putih, kopi, pupuk, bebek, babi dll dan masih banyak lagi dan kami kenyang akan bantuannya yang nyata-nyata telah menambah kesejahteraan masyarakat Siburuon,”kata Kades Libert lagi.

Bupati Darwin Siagian dalam sambutannya mengharapkan agar masyarakat Siboruon dapat bekerja lebih keras dan serius terutama kepala desa dan perangkat desa.

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mensejahterakan masyarakat Tobasa dengan berbagai upaya dan khusus untuk Kepala Desa, Sekretaris Desa (non PNS) dan Perangkat Desa gajinya akan dinaikkan,”kata Bupati Darwin menjelaskan.

Kadis Pertanian Sahat juga menjelaskan Desa Siboruan produktivitas tertinggi bawang merah nomor 2 diTobasa dibawah Desa Hutabulu Mejan.

” Desa Siboruon menghasilkan sebesar 12.5 Ton /hektar dan Desa Hutabulu Mejan 15 Ton Perhekter dan rata rata Tobasa 7 Ton/hektar,” kata Bupati Darwin.

Ditambahkannya perkebunan kopi merupakan pencaharian petani yang sangat potensial.

“Dengan bibit yang bagus dan perawatan yang baik nilai potensi keuntungan menanam kopi dibanding tanaman lainnya sangat potensial,” kata Bupati Darwin. (MC Tobasa jp/rik)