Badan Otorita Danau Toba: Pariwisata Toba Samosir Sangat Penting

Badan Otorita Danau Toba: Pariwisata Toba Samosir Sangat Penting

Dirut Badan Pelaksana  Otorita Danau Toba (BPODT) Arief Prasetyo mengungkapkan, Kabupaten Toba Samosir sangat penting dalam pengembangan pariwisata kawasan Danau Toba, yang meliputi 7 kabupaten, mengingat di daerah kabupaten yang telah berusia 19 tahun ini akan dibangun pusat BPODT.

Hal itu disampaikannya  didamping Bupati Toba Samosir Darwin Siagian pada saat  pagelaran malam pesona budaya  Kabupaten Toba Samosir, yang berlangsung di Open Stage Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Minggu  (25/3) malam.

Pada malam pesona budaya yang mendapat sambutan antusias dari pengunjung yang memadati lokasi open stage, Arief menyebutkan, guna pengembangan kawasan Danau Toba,sebagai kawasan strategis nasional parawisata, telah banyak upaya – upaya yang dilakukan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba ini.

Disamping pengembangan dan pembangunan aksebilitas, melalui pembenahan dan pembangunan Bandara Silangit Siborong-borong Tapanuli Utara yang kini telah menjadi bandara internasional dan juga pembenahan bandara Sibisa Ajibata, Kabupaten Toba Samosir.

Pada April 2018 yang akan datang, akan dibuka penerbangan internasional Silangit Pineng (Penang)  Malaysia. Dan saat ini sedang dijajaki penerbangan dari negara – negara lain ke Bandara Silangit.

Disamping mendukung parawisata, bahwa masyarakat yang ada di daerah ini juga sudah bisa terbang ke Pineng, tanpa harus lagi ke Medan, kata Bupati Tobasa.

Dikatakan, Arief lagi,kita ingin agar kawasan Danau Toba ini maju parawisatanya seperti tahun 80-an. ” Kita ingin Danau Toba bangkit seperti pada tahun 80-an, ” ujar Arief.

Oleh karenanya, Dirut Otorita juga minta agar masyarakat Toba Samosir membangun produk – produk parawisata, apakah itu berupa bangunan hotel dan juga barang – barang souvernir yang akan dibawa para wisatawan,saat datang berkunjung ke kawasan Danau Toba.

“Kepada masyarakat,mari kita dukung bersama – sama,agar parawisata kawasan Danau Toba ini berkembang, ” pintanya.

Sementara Bupati Tobasa menyampaikan, saat ini sudah banyak yang dilakukan oleh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba dalam hal pengembangan parawisata Danau Toba.

Pergelaran ini dihadiri Wakil Bupati Tobasa Hulman Sitorus, Ketua Tim Penggerak Peraatuan PKK Tobasa Rita Aruan, Ketua DPRD Tobasa Boike Pasaribu, Kapolres Tobasa AKBP Elvianus Laoly, para pimpinan OPD di jajaran Pemkab Tobasa, dan Pengurus LADN Toba Samosir.

Selain membenahi jalan tol yang akan direncanakan sampai ke Parapat, berbagai hal telah dilakukan guna pembenahan aksebilitas.

Disisi lain, Bupati Tobasa menyampaikan, bahwa saat ini kawasan Danau Toba telah dijadikan sebagai lokasi syuting Film  “Pariban Dari Tanah Jawa” yang rencanakanya akan diputar pada Juni 2018 yang akan datang.

Melalui film ini juga, diharapkan menjadi promosi parawisata Danau Toba. Penggarapan film ini sendiri, disamping sarana memperkenalkan Danau Toba melalui film ini juga, adanya keinginan agar budaya kita tetap diperkenalkan kepada generasi muda, khususnya generasi muda batak yang ada di perantauan.(MC Tobasa edus/rik/toeb)